Sebulan Pakai Xiaomi 17T: Puncak T-Series dengan Sedikit Catatan

Sebulan Pakai Xiaomi 17T: Puncak T-Series dengan Sedikit Catatan

Highlight

Bestindotech
  • Setelah 3 hari jadi daily driver, bentuk compact Z Fold 8 terasa enak, tapi keyboard dan sosmed butuh adaptasi.
  • Layar dalam punya anti-reflective coating yang sangat membantu di kondisi outdoor terang, walau speaker jadi mono.
  • Screen on time sekitar 6 jam dengan 5G penuh, dan ada multitasking tiga aplikasi geser yang absen di versi Ultra.

Where to Buy

7 products

Bestindotech may earn a commission from these links, at no extra cost to you.

Menilai sebuah HP setelah sebulan lebih pemakaian memberi gambaran yang jauh lebih utuh dibanding kesan awal. Xiaomi 17T sudah melewati fase bulan madu itu, dan pertanyaan besarnya kini terjawab lebih jujur: apakah ini T-Series terbaik yang layak jadi HP paling direkomendasikan di 2026?

Kesan awal dan perbandingan dengan rivalnya sudah menunjukkan bahwa Xiaomi meracik T-Series tahun ini dengan menarik, mulai dari kamera yang berkarakter, spek yang bagus, sampai tampang yang menawan. Kali ini pembahasannya masuk lebih dalam ke penggunaan harian, deretan trik tersembunyi yang wajib dicoba, keluhan yang muncul, sampai aksesori yang perlu dipertimbangkan sebelum membelinya.

Dua Varian Storage dengan Harga yang Stabil

Harga Xiaomi 17T untuk varian 12/256GB dan 12/512GB

Xiaomi 17T tersedia dalam dua opsi storage, yaitu 12/256GB di harga 9 juta dan 12/512GB di harga 10 juta. Harga di pasaran tergolong stabil sejak pertama rilis, dengan ketersediaan unit yang masih banyak per Juli 2026. Unit yang dipakai adalah varian tertinggi 12/512GB, yang hingga kini baru sekali menerima pembaruan software ke HyperOS 3.0.303.

Trik Kamera Tersembunyi yang Wajib Dicoba

Menu Beautify pada kamera selfie Xiaomi 17T

Sebelum melihat hasil foto, ada beberapa trik yang bisa diaktifkan di Xiaomi 17T maupun HP Xiaomi seri lain. Pertama, fitur menghilangkan tompel pada foto selfie, yang sayangnya hanya berlaku untuk selfie dan di mode beauty on. Kedua, fitur audio untuk video recording, mencakup smart noise reduction untuk meredam suara berisik seperti angin, 3D sound yang memberi efek spatial audio, serta source tracking yang bisa mem-boost suara dari subjek yang di-tap fokusnya. Source tracking terasa paling berguna untuk vlogging, meski fitur audio ini hanya berlaku untuk perekaman sampai 4K 30fps.

Trik terakhir yang menarik adalah zooming super mulus dengan mengandalkan tombol volume, karena fungsi tombol volume di Xiaomi 17T bisa dikustomisasi. Efeknya menyerupai zoom pada camcorder, memberi nuansa vlogging ala retro. Setelah puas dengan pengaturan, barulah hasil foto dan video bisa dieksplorasi lebih jauh.

Kamera Leica yang Jadi Jiwa Xiaomi 17T

Xiaomi 17T memakai tiga lensa di belakang, yaitu main camera 50MP, periscope telephoto 50MP dengan focal length 115mm atau 5x optical zoom, dan ultrawide 12MP, ditemani selfie 32MP. Sama seperti generasi sebelumnya, kameranya co-engineered dengan Leica. Lensa andalannya adalah periscope 5x optical zoom yang memiliki bentuk bokeh unik secara hardware karena membentuk persegi panjang dari lensa periscope-nya. Hasilnya tajam meski dibantu processing AI, sehingga sesekali muncul imperfection seperti subjek yang tampak berbayang.

Saat memotret di lokasi yang sangat terik, muncul efek glow pada objek akibat karakter Leica Vibrant dan Authentic, sesuatu yang sulit dihindari di kondisi terang. Kamera utamanya memberi detail bagus dengan vibe dark ala Leica Authentic yang paling terasa lewat sensor Light Fusion 800. Satu catatan, kamera selfie-nya belum memiliki autofocus, dan hal serupa juga berlaku pada 17T Pro, sehingga ini bisa jadi bahan peningkatan Xiaomi untuk kamera T-Series ke depan.

Eksplorasi warna Leica di sini terbilang luas lewat Leica filters yang menyediakan enam filter khas. Dua favoritnya adalah Leica Natural yang diandalkan untuk memotret subjek dengan Leica portrait mode karena warnanya lebih pekat dan tone yang lebih dark, serta Leica Black and White High Contrast yang memaksimalkan hitam putih dengan kontras lebih terasa. Improvement kameranya bukan hanya di hardware, karena processing-nya juga ditingkatkan. Dibanding Xiaomi 15T Pro, skin tone dan white balance-nya kini lebih netral, tidak sewarm generasi sebelumnya, dengan warna yang lebih vibrant dan koreksi flare yang lebih baik.

Perekaman Video dengan Log dan Frame Rate Beragam

Untuk video, mode Pro memungkinkan perekaman log lewat main camera di 4K 60fps, meski lensa tidak bisa diganti setelah mulai merekam. LUTs bisa diatur ke none lalu diterapkan sendiri lewat empat pilihan LUTs di galeri Xiaomi. Perekaman video di Xiaomi 17T punya frame rate berbeda-beda per lensa. Selfie mentok di 4K 30fps, sedangkan main camera 4K 60fps tidak memungkinkan pergantian lensa. Jadi bila ingin berpindah antar lensa saat merekam, batasnya ada di 4K 30fps, yang perpindahannya sendiri terasa mulus dari 0,6x, 1x, optical 5x, digital 10x, sampai mentok 15x.

Performa, Thermal, dan Baterai yang Seimbang

Chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra Xiaomi 17T

Xiaomi 17T menjadi salah satu HP Xiaomi dengan keseimbangan performa, thermal, dan efisiensi baterai yang paling baik. Chipset-nya mengandalkan Dimensity 8500 Ultra, upgrade dari Dimensity 8400 Ultra sebelumnya, dan sejauh pemakaian tidak muncul throttling maupun panas berlebih saat daily usage, termasuk saat memotret di luar ruangan. Sebagai referensi gaming berat, Wuthering Waves di setelan Ultra High 60 memperoleh 48 fps selama setengah jam, dengan suhu 43 derajat di layar dan 41 derajat di bodi belakang, tergolong paling aman dibanding HP allrounder lain di kelas 9 jutaan.

Penggunaan harian yang paling sering justru multitasking, seperti membuka Waze atau Maps bersamaan dengan Spotify untuk mendengar podcast sambil chatting dan membuka media sosial. Membuka banyak aplikasi sekaligus masih terasa santai dan optimal, dan HyperOS 3 mampu menanganinya dengan baik. Untuk baterai, screen on time hariannya menembus 7,5 jam dengan sisa daya untuk pemakaian dari jam 7 pagi sampai jam 12 malam, sehingga power bank yang biasanya dibawa untuk mengisi iPhone 16 Pro tidak lagi terpakai sama sekali.

Catatan Kecil yang Mengganggu Pengalaman Harian

Menu pengaturan keyboard pada Xiaomi 17T

Meski berpindah aplikasi terasa mulus di HyperOS, ada beberapa detail kecil yang mengganggu. Yang pertama soal mengetik, yang terasa kurang nyaman dengan haptics biasa saja dan kerap menimbulkan typo. HyperOS 3 memakai Google Keyboard sebagai bawaan tanpa keyboard buatan Xiaomi sendiri, sehingga alternatifnya adalah mencari keyboard lain atau menunggu waktu untuk beradaptasi.

Keluhan lain ada pada notifikasi WhatsApp saat gaming dan menonton yang belum optimal. Pop up notification-nya berbentuk transparan yang menyatu dengan background sehingga sulit dibaca sekaligus menutupi area atas. Solusinya menyalakan Do Not Disturb saat bermain atau menonton, meski tetap terasa mengganggu dan diharapkan diperbaiki Xiaomi ke depan.

Fitur UI yang Menyenangkan dan Trik Membersihkan Bloatware

Perbandingan fitur AI Dynamic Wallpaper dan Depth Effect Xiaomi 17T

Di sisi yang menyenangkan, ada custom wallpaper dengan AI Dynamics yang mengubah wallpaper statis menjadi bergerak, meski fitur Depth Effect tidak bisa diaktifkan bersamaan dengan AI Dynamics sehingga harus memilih salah satu. Fitur yang sangat berguna untuk produktivitas adalah Xiaomi Interconnectivity, penyelamat untuk mengoper data ke iPhone atau Mac karena Quick Share belum kompatibel dengan AirDrop. Fitur ini menghubungkan Xiaomi dengan perangkat Apple lewat hotspot, bahkan memungkinkan mirroring home screen ke laptop, sehingga HP tidak perlu dikeluarkan dari tas saat bekerja di luar.

Ada juga trik untuk membersihkan bloatware yang biasa hadir di HP Xiaomi, yaitu lewat GetApps. Cukup masuk ke profile di dalam GetApps, pilih uninstall, centang semua aplikasi yang tidak penting, lalu uninstall, dan HP pun menjadi lebih bersih.

Layar Compact yang Nyaman untuk Pemakaian Harian

Spesifikasi layar Xiaomi 17T

Xiaomi 17T memakai layar yang menyusut dari sebelumnya, dari 6,83 inci menjadi 6,59 inci AMOLED 120Hz. Sayangnya, fitur always on display full screen tidak muncul di sini, dan AOD-nya terbatas 10 detik setelah layar di-tap. Meski begitu, ukuran yang makin compact ini terasa semakin nyaman untuk pemakaian harian, dengan tingkat kecerahan yang mengejutkan untuk outdoor sehingga aman melawan sinar matahari.

Di malam hari, HP ini bisa otomatis menyalakan blue light filter yang membantu mata agar tidak cepat lelah, terutama saat scrolling sebelum tidur. Fitur ini tersedia di pengaturan display and brightness dengan nama Xiaomi Vision Care yang tinggal diaktifkan.

Aksesori yang Perlu Dipertimbangkan Saat Membeli

Xiaomi 17T dengan case bawaan dari kotak

Untuk aksesori, yang perlu dipertimbangkan adalah casing, anti gores, charger, dan kabel. Casing dan anti gores bawaan dari kotak masih cukup diandalkan, meski di pasaran sudah banyak third party case dengan harga terjangkau, karena perintilan T-Series Xiaomi mudah dicari di toko online. Charger-nya memerlukan protokol khusus Xiaomi untuk mendapat 67 Watt HyperCharge, dan Xiaomi menyediakan charger resmi 67 Watt di toko online mereka. Sebagai alternatif, GaN charger untuk mengisi banyak perangkat juga bisa dipakai, asalkan fitur intelligent charging diaktifkan agar aman saat mengisi semalaman.

Puncak T-Series yang Layak Masuk Daftar Pertimbangan

Xiaomi 17T sebagai puncak T-Series yang layak dipertimbangkan

Setelah sekitar satu sampai dua bulan pemakaian, Xiaomi 17T terasa sebagai HP Xiaomi yang paling menyenangkan yang pernah dicoba. Kameranya berkarakter dengan lensa periscope yang sensornya persis seperti sang kakak, performanya termasuk yang terbaik di kelas harga 9 jutaan, dan layarnya cakep dengan ukuran yang makin compact. Banyak spek hardware yang sebelumnya ada di T-Pro kini hadir di sini, dengan desain yang menawan meski materialnya masih plastik.

Keberanian Xiaomi memasukkan lensa periscope ke seri T standar bahkan berpotensi membuat generasi T-Series berikutnya terasa sulit dilampaui, tanpa menghantam daya tarik 17T Pro. Dengan semua itu, Xiaomi 17T masuk ke daftar HP yang wajib dilirik untuk budget 10 juta. Tetap ada ruang peningkatan yang bisa dibenahi Xiaomi ke depan, mulai dari material bodi, haptic feedback, sampai optimalisasi UI dengan aplikasi penting sehari-hari, tapi secara keseluruhan HP ini menawarkan paket yang sulit ditolak.

Comment

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berbagi pendapat!