Review Redmi Note 17 Pro Max: Baterai 10.000mAh Diuji Seharian

Review Redmi Note 17 Pro Max: Baterai 10.000mAh Diuji Seharian

Highlight

Bestindotech
  • Pengisian daya baterai berkapasitas 10.000mAh dari 42% ke 100% hanya butuh 45 menit berkat charger 100W bawaan.
  • Baterai hanya berkurang 52% meski dipakai intens selama 15 jam penuh, dari pukul 8 pagi hingga 11 malam, dengan sisa 48%.
  • Snapdragon 6 Gen 5 mencatat skor Antutu 1 jutaan, dan harganya kini tembus 7 sampai 8 jutaan untuk varian 256GB dan 512GB.
Slot tersediaPasang Iklan Brand Anda di SiniWhatsApp

Where to Buy

3 products

Bestindotech may earn a commission from these links, at no extra cost to you.

Ada momen ketika sebuah HP tidak cukup diuji di meja kerja atau ruangan ber-AC. Beberapa klaim, terutama soal ketahanan fisik dan daya tahan baterai, baru terasa jujur ketika perangkatnya dibawa keluar rumah, dipakai seharian penuh tanpa ampun, dan dipaksa menghadapi kondisi yang sebenarnya.

Redmi Note 17 Pro Max jadi subjek pengujian semacam itu. Dengan baterai 10.000mAh dan sertifikasi IP69K yang membuatnya layak dicoba langsung di perairan, HP ini dibawa ke Madasari untuk pengalaman body rafting, camping, lari pagi, sampai jadi HP utama selama dua hari penuh.

Unboxing di Perairan Jadi Bukti Pertama

Redmi Note 17 Pro Max diuji ketahanan airnya langsung di sungai

Unboxing HP ini sengaja dilakukan di habitat aslinya, yaitu di perairan, untuk langsung menguji klaim ketahanan air. Chargernya sengaja dikeluarkan lebih dulu karena yang tahan air hanya unit HP-nya, bukan chargernya.

Hasilnya sesuai ekspektasi, HP ini aman saat langsung dicelupkan ke air. Hari pertama memang difokuskan untuk menguji ketahanan fisik lewat body rafting, dan HP ini punya fitur underwater khusus sehingga layar tidak akan salah pencet saat dipakai motret atau merekam video di dalam air.

Satu catatan penting, fitur underwater ini membatasi resolusi video hanya sampai 1080p, belum bisa 4K. Jadi kalau niatnya ingin dapat footage underwater berkualitas tinggi, ada batasan yang perlu dipahami dari awal.

Pengisian Daya 45 Menit untuk Baterai 10.000mAh

Redmi Note 17 Pro Max mengisi daya 100W
Redmi Note 17 Pro Max mengisi daya 100W

Sebelum pengujian baterai yang lebih brutal di hari kedua, HP ini diisi penuh menggunakan charger 100W bawaan. Dari baterai 42% di jam 10.28 malam, hanya butuh waktu 45 menit untuk mengisi penuh sampai 100%.

Angka ini penting karena baterai sebesar 10.000mAh biasanya identik dengan waktu pengisian yang lama. Faktanya, dengan charging 100W, kapasitas sebesar itu bisa terisi penuh secepat HP dengan baterai jauh lebih kecil. Ini jadi modal awal sebelum baterainya digunakan seharian tanpa henti.

Lari Pagi dan Baterai yang Nyaris Tidak Bergerak

Baterai tersisa 93% usai sesi lari pagi di pantai

Pengujian baterai dimulai dari jam 8 pagi dengan baterai masih 100%. Setelah lari atau jogging ringan sejauh 2 kilometer selama sekitar 35 menit sambil memakai smartwatch Xiaomi untuk tracking, baterai di jam 9 pagi masih tersisa 93%.

Artinya, usaha selama 1 jam penuh, termasuk dipakai tracking dengan Mi Fitness dan sesi foto-foto, hanya menghabiskan 7% baterai. Ini jadi indikasi awal bahwa baterai 10.000mAh ini benar-benar punya daya tahan yang di luar kebiasaan HP pada umumnya.

Kamera Utama yang Bisa Diandalkan untuk Foto Liburan

Sesi foto-foto di sela lari pagi itu sekaligus jadi kesempatan menguji kameranya. Hasil dari kamera utama di kondisi banyak cahaya terbilang oke, dengan warna yang ngejreng sehingga mudah menghasilkan foto bagus untuk dipakai liburan. Hanya saja perbedaan kualitas antara kamera utama dan ultrawide terasa cukup kentara, jadi kamera utama tetap jadi andalan.

Menjelang malam, kamera ini juga sempat dicoba untuk memotret di kondisi minim cahaya. Rencananya ingin menangkap momen sunset, tapi ternyata matahari tertutup awan, sehingga pengujian beralih ke foto saat suasana mulai gelap. Secara keseluruhan, selama dua hari dipakai, kameranya masih layak diandalkan untuk mengabadikan momen sepanjang perjalanan.

Rekaman Video 4K30 dengan Catatan Soal Dynamic Range

Contoh hasil rekaman video Redmi Note 17 Pro Max
Contoh hasil rekaman video Redmi Note 17 Pro Max

Pengujian video dilakukan di Redmi Note 17 Pro Max dengan resolusi 4K30 untuk kamera depan maupun belakang, meski 4K30 di kamera belakang hanya tersedia di kamera utama saja. Hasilnya di kamera depan terasa terlalu cropping, sehingga kurang ideal untuk vlog karena wajah jadi terlalu memenuhi frame.

Soal dynamic range, ketika mengambil video membelakangi matahari di pantai Madasari, hasilnya jadi gelap total tanpa detail. Namun begitu arah kamera diubah, warna-warna seperti dedaunan hijau dan laut biru langsung keluar dengan jelas. Stabilisasi videonya juga sudah dibantu OIS, meski kualitas akhirnya tetap perlu dinilai langsung oleh penonton.

Di mode 4K30 ini, pengguna juga tidak bisa berpindah-pindah lensa, jadi perlu menentukan lensa yang dipakai sejak awal rekaman.

Desain Cloud Blast yang Berubah di Bawah Sinar UV

Redmi Note 17 Pro Max varian warna Cloud Blush
Redmi Note 17 Pro Max varian warna Cloud Blush

Dari sisi desain, Redmi Note 17 Pro Max tampil cakep meski bodinya masih menggunakan material plastik. Keunikannya ada di back door yang punya efek awan-awan ketika terkena sinar UV atau matahari langsung, sesuai dengan nama varian warnanya yaitu Cloud Blast.

Layarnya juga jadi nilai plus tersendiri karena bezelnya tipis dan simetris di keempat sisi. Peak brightness-nya mencapai 3500 nits dengan HBM di 2000 nits, yang membuat layar tetap terbaca jelas meski dipakai scroll media sosial langsung di bawah terik matahari.

Panel yang dipakai adalah AMOLED dengan resolusi 1.5K, di atas Full HD biasa, sehingga teks dan dokumen kecil pun masih terlihat tajam dan nyaman dibaca.

Performa Snapdragon 6 Gen 5 untuk Gaming Kasual

Hasil benchmark AnTuTu Redmi Note 17 Pro Max
Hasil benchmark AnTuTu Redmi Note 17 Pro Max

Dapur pacu Redmi Note 17 Pro Max mengandalkan Snapdragon 6 Gen 5 dengan skor Antutu di kisaran 1 jutaan. Angka ini tergolong bare minimum untuk kategori midrange, dan penting dipahami bahwa meski namanya Pro Max, HP ini tetap berada di jajaran teratas seri Redmi Note, bukan flagship.

Untuk bermain Mobile Legends, pengalamannya lancar tanpa kendala, sesuai ekspektasi HP di kelas ini. Namun ketika dicoba untuk Genshin Impact, hasilnya masih playable tapi bukan yang terbaik. Artinya, untuk game berat sekelas Genshin Impact atau Wuthering Waves, HP ini bukan pilihan ideal, tapi untuk casual gaming atau push rank di Mobile Legends sudah cukup aman.

Dari sisi storage, tipe UFS yang dipakai membuat proses loading game terasa cukup cepat, termasuk saat membuka Genshin Impact.

Baterai yang Bertahan Seharian Penuh tanpa Drama

Redmi Note 17 Pro Max menampilkan Digital Wellbeing
Redmi Note 17 Pro Max menampilkan Digital Wellbeing

Setelah dua hari penuh dipakai untuk aktivitas ekstrem mulai dari terjun ke sungai, body rafting, foto-foto, hingga jadi HP utama dengan kartu SIM aktif untuk internetan dan navigasi Maps, hasil akhirnya cukup mengejutkan. Mulai dari jam 8 pagi hingga jam 11 malam, baterai hanya berkurang 52%, dari 100% menjadi 48%.

Artinya charger yang dibawa seharian ternyata sama sekali tidak terpakai. Bahkan HP ini sempat difungsikan sebagai powerbank untuk mengisi baterai headphone Redmi Neo yang kehabisan daya, berkat fitur reverse charging di 27 watt yang dimilikinya.

Ketahanan baterai seperti ini mengubah cara pandang terhadap HP dengan kapasitas besar. Bukan sekadar angka di atas kertas, tapi benar-benar terasa saat dipakai untuk aktivitas padat seharian tanpa harus memikirkan colokan charger.

Harga Redmi Note yang Kini Tembus 8 Jutaan

Harga Redmi Note 17 Pro Max dengan varian 256GB dan 512GB
Harga Redmi Note 17 Pro Max dengan varian 256GB dan 512GB

Redmi Note 17 Pro Max 5G tersedia dalam dua varian, yaitu 256GB dan 512GB, dengan selisih harga sekitar satu juta rupiah. Varian 256GB dibanderol di kisaran 7 jutaan, sementara 512GB di kisaran 8 jutaan. Untuk penggunaan jangka panjang, varian 512GB jadi pilihan yang lebih disarankan, meski tetap kembali ke kebutuhan masing-masing pengguna.

Soal harga yang kini tembus 8 jutaan untuk seri Redmi Note, ini sudah jadi bagian dari harga normal baru di tahun 2026, seiring melonjaknya harga komponen secara signifikan. Produsen pun tidak punya banyak pilihan selain menaikkan harga jual produknya.

Bagi yang memang butuh ganti HP dan mencari perangkat dengan durabilitas yang tidak main-main, baik dari sisi ketahanan fisik maupun daya tahan baterai, Redmi Note 17 Pro Max 5G layak masuk dalam pertimbangan.

Yang paling membekas dari dua hari pengujian ini bukan soal kamera atau performa gaming, tapi fakta bahwa baterai 10.000mAh benar-benar mengubah cara pakai HP sehari-hari. Ketika charger yang dibawa seharian ternyata tidak pernah tersentuh, itu artinya satu masalah klasik smartphone, yaitu kecemasan kehabisan baterai, benar-benar sudah diselesaikan oleh HP ini.

Comment

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berbagi pendapat!