iOS 27 di iPhone 16 Pro: Siri Akhirnya Paham Bahasa Indonesia

iOS 27 di iPhone 16 Pro: Siri Akhirnya Paham Bahasa Indonesia

Highlight

Bestindotech
  • Siri di iOS 27 sudah bisa memahami dan membalas dalam bahasa Indonesia lewat teks, bukan cuma lewat suara seperti di iOS 26.
  • Fitur eksklusif Siri voice yang lebih advance hanya tersedia di iPhone 17 Pro, Pro Max, dan Air karena butuh chip untuk on device processing AI.
  • Fitur Automatically Fix Passwords bisa membenahi password yang bocor atau kompromi di beberapa aplikasi sekaligus hanya dengan satu kali klik.

Where to Buy

4 products

Bestindotech may earn a commission from these links, at no extra cost to you.

Menaikkan versi sistem operasi di HP yang sudah dipakai sehari-hari selalu punya risiko. Ada rasa penasaran soal fitur baru, tapi ada juga kekhawatiran soal bug, konsumsi baterai, dan apakah semua klaim canggih itu benar-benar terasa saat dipakai untuk aktivitas harian, bukan cuma di atas kertas.

Di iOS 27, Apple menaruh perhatian besar ke Siri dan Apple Intelligence. Pengujian kali ini dilakukan di iPhone 16 Pro dengan versi iOS 27 Public Beta, dan pertanyaan utamanya sederhana: apakah Siri sekarang sudah cukup pintar untuk benar-benar diandalkan, bukan cuma sebagai asisten yang bisa disuruh pasang alarm.

Siri Akhirnya Mengerti Bahasa Indonesia Lewat Teks

Respons Siri dalam bahasa Indonesia tentang makanan enak
Respons Siri dalam bahasa Indonesia tentang makanan enak

Perubahan paling terasa di iOS 27 adalah Siri sekarang bisa diajak mengobrol dengan mengetik, dan yang lebih penting, Siri sudah memahami bahasa Indonesia dalam bentuk teks. Sebelumnya di iOS 26, interaksi dengan Siri hanya bisa lewat suara, dan pilihan bahasa Indonesia untuk speech pun tidak tersedia. Artinya, siapa saja yang kurang percaya diri berbicara dalam bahasa Inggris kini punya jalan lain untuk memanfaatkan Siri secara maksimal.

Saat dicoba menanyakan makanan paling enak di Indonesia, bahkan dengan pengetikan yang typo, Siri tetap bisa menjawab rendang sebagai hidangan khas Padang, lengkap dengan sumber dari CNN dan opsi jawaban lain seperti nasi goreng. Jawaban ini bisa di-fullscreen untuk melihat detail lebih lanjut, lengkap dengan gambar dan daftar sumber yang bisa diperiksa satu per satu.

Hal yang membuat ini terasa berbeda dari sekadar mesin pencari adalah kemampuan Siri memahami konteks lanjutan. Setelah bertanya soal rendang, pertanyaan bisa dilanjutkan langsung meminta rekomendasi rendang enak di Jakarta Barat, dan Siri langsung menemukan beberapa tempat seperti rendang Merwia dan Sinar Minang, bahkan bisa langsung terkoneksi ke Apple Maps.

Siri Bisa Bantu Riset Mendalam, Bukan Cuma Jawaban Sekilas

Perbandingan tampilan hasil riset Gemini dengan Siri untuk pertanyaan yang sama

Kemampuan Siri di iOS 27 rupanya bisa dipakai untuk riset yang lebih serius, mirip dengan pengalaman menggunakan Gemini. Ketika diminta membandingkan spesifikasi dan kelebihan iPhone 17 dengan iPhone 16, Siri langsung mencari ke berbagai website dan menyusun tabel perbandingan spesifikasi utama, lengkap dengan sumber dari website luar negeri.

Memang ada catatan di sini. Jawaban yang diberikan terasa berat sebelah karena hanya membahas kelebihan iPhone 17 tanpa menyandingkan kelebihan iPhone 16 secara berimbang. Meski begitu, Siri tetap memberikan kesimpulan mana yang lebih bagus beserta argumennya, sesuatu yang sebelumnya lebih identik dengan asisten AI seperti Gemini atau ChatGPT.

Semua riwayat percakapan ini juga tersimpan rapi lewat aplikasi Siri yang baru. Semua histori pencarian, mulai dari perbandingan iPhone sampai pencarian rendang di Jakarta Barat, tercatat dan bisa dibuka kembali. Fitur previous 7 days bahkan memungkinkan melanjutkan riset lama, seperti rencana perjalanan ke Machu Picchu, tanpa harus mengulang dari awal.

Screen Awareness: Siri yang Benar-benar Punya Mata

Siri membaca detail acara langsung dari poster di layar lalu memasukkannya ke kalender

Fitur yang paling mengubah cara berinteraksi dengan HP adalah screen awareness, yang membuat Siri bisa melihat apa yang ada di layar. Ketika ada poster jadwal pertandingan bola atau acara 17 Agustusan yang berisi detail lomba, lokasi, dan tanggal, Siri bisa langsung memasukkan semua informasi itu ke kalender tanpa harus diketik manual satu per satu.

Kemampuan ini juga berlaku untuk kamera. Saat kamera diarahkan ke sebuah gadget, Siri bisa mengenali produk tersebut dan langsung membantu mencarikan toko yang menjualnya secara online. Dalam pengujian, Siri berhasil mengenali produk sebagai Cuktex 15 dan langsung mengarahkan ke toko resmi di Tokopedia karena Shopee sendiri tidak mendukung pencarian langsung seperti itu.

Catatan pentingnya, integrasi ini bekerja paling optimal saat berhubungan dengan aplikasi bawaan Apple. Ketika mencoba mencari data di aplikasi pihak ketiga seperti Gmail, Siri mengalami kesulitan untuk mengakses lebih dalam. Ini menunjukkan bahwa kekuatan Siri saat ini masih terkonsentrasi di ekosistem Apple sendiri.

Kontrol Privasi dan Kustomisasi Suara Siri

Pilihan variasi suara Siri dalam pengaturan
Pilihan variasi suara Siri dalam pengaturan

Semua kecanggihan ini tetap diimbangi dengan kontrol yang bisa diatur pengguna. Siri bisa diaktifkan lewat beberapa cara, mulai dari menahan power button, custom action button lewat menu talk to Siri, sampai memanggilnya dengan suara meski opsi ini dimatikan karena rawan aktif sendiri saat ada suara mirip di sekitar.

Di menu settings Siri, pengguna bisa mengganti voice Siri, dan khusus iPhone 17 Pro tersedia pengaturan lebih advance seperti menurunkan kecepatan suara. Untuk iPhone 16 Pro, opsi serupa masih bisa diakses lewat accessibility settings dengan pengaturan pause time dan speaking rate yang bisa disesuaikan.

Yang tidak kalah penting adalah kontrol akses Siri ke aplikasi sensitif seperti aplikasi keuangan. Lewat menu app access, akses Siri ke aplikasi seperti MyBCA bisa dimatikan sepenuhnya, termasuk penggunaan datanya untuk suggestion. Ini memberi rasa aman bagi pengguna yang khawatir data pribadinya diproses AI tanpa kendali.

Photo Editing Tools yang Kini Punya Reframe dan Extend

Proses menggeser angle foto lewat fitur Reframe di editor foto iOS 27

Di sisi Apple Intelligence, tools editing foto mendapat tiga fitur baru yaitu clean up, extend, dan reframe. Reframe menjadi fitur yang paling menarik karena bisa menggeser angle foto secara 3D ke kanan, kiri, atas, atau bawah meski jangkauannya tidak terlalu jauh, dan hasilnya tetap mempertahankan efek blur ala portrait mode di bagian belakang dengan rapi.

Fitur extend bekerja dengan menggenerate sisi samping foto agar area di sekitar subjek terlihat lebih luas. Semua fitur ini membutuhkan koneksi internet karena prosesnya melibatkan generative AI, bukan sekadar cropping biasa.

Untuk clean up, tersedia pilihan fast dan high quality. Versi fast adalah yang sudah ada di iOS 26 dengan hasil yang kurang maksimal, sementara high quality memberikan hasil yang lebih rapi saat menghapus objek seperti gelas kopi di foto. Bahkan saat diuji coba menutup separuh wajah dengan tangan lalu dihapus, Siri bisa menggenerate ulang bentuk wajah meski hasilnya belum sempurna dan sedikit berbeda dari aslinya. Meski begitu, hasilnya tetap jauh lebih baik dibanding versi sebelumnya.

Shortcut Kini Bisa Dibuat Hanya dengan Ngobrol

Membuat shortcut dengan perintah bahasa sehari-hari
Membuat shortcut dengan perintah bahasa sehari-hari

Pembuatan automation lewat Shortcut kini bisa dilakukan dengan bahasa sehari-hari tanpa harus memahami logika if-then yang teknis. Cukup menjelaskan apa yang diinginkan, misalnya automation ketika tiba di Bogor, sistem akan menyusun langkah-langkahnya sendiri seperti mematikan silent mode dan mengubah ke ringing mode.

Proses ini tidak selalu langsung sempurna. Dalam pengujian, permintaan mengganti wallpaper butuh beberapa kali penjelasan ulang sebelum akhirnya dipahami dengan benar. Meski begitu, hal ini menunjukkan sistem tetap belajar dari konteks yang diberikan sampai akhirnya mengerti maksud penggunanya.

Bagi pengguna yang biasanya kesulitan membuat automation karena tidak familiar dengan logika teknis, cara ini membuka jalan yang jauh lebih mudah. Cukup mengobrol dengan bahasa manusia sehari-hari, meski tetap perlu kesabaran untuk melalui beberapa langkah perbaikan sebelum hasilnya sesuai keinginan.

Image Playground Jadi Bagian Baru yang Menyenangkan

Hasil Image Playground yang mengubah selfie jadi animasi dengan latar hutan lalu dipasang sebagai wallpaper

Fitur Image Playground yang sebelumnya tidak ada di iOS 26 kini hadir dan bisa diakses langsung saat kustomisasi wallpaper. Sebuah foto selfie bisa diubah menjadi gambar animasi hanya dengan memilih style animation, dan hasilnya bisa diedit lebih lanjut lewat describe a change, misalnya mengganti background dari suasana bandara menjadi hutan.

Hasil animasi yang digenerate terlihat mengingatkan pada gaya animasi Disney, dan bisa langsung ditambahkan efek depth atau spatial scene sebelum dijadikan wallpaper. Selain untuk wallpaper, Image Playground juga bisa dipakai membuat Genmoji dari foto apa pun, memberikan sentuhan personal yang lebih santai dan kreatif.

Fixed Password Membenahi Kredensial yang Bocor dengan Sekali Klik

Proses perbaikan kata sandi Netflix dan Spotify otomatis
Proses perbaikan kata sandi Netflix dan Spotify otomatis

Fitur Fixed Password hadir untuk mengatasi password yang sudah ter-compromise atau bermasalah. Ketika ditemukan beberapa akun dengan status security bermasalah, sistem menawarkan opsi automatically fix passwords yang langsung memproses perbaikan untuk beberapa aplikasi seperti Netflix dan Spotify secara berurutan.

Prosesnya melibatkan izin akses sementara ke aplikasi terkait, lalu sistem otomatis masuk dan mengganti password yang bermasalah tanpa perlu melakukannya manual satu per satu. Fitur ini sangat membantu bagi pengguna yang malas mengurus banyak akun login, sekaligus memberi rasa aman karena Apple langsung mendeteksi password yang duplikat atau berisiko.

Perubahan Visual yang Halus Tapi Terasa

Pengaturan Liquid Glass dengan opsi transparansi
Pengaturan Liquid Glass dengan opsi transparansi

Di luar Siri dan Apple Intelligence, iOS 27 juga membawa penyesuaian tampilan lewat liquid glass yang bisa diatur dari transparan penuh ke matte. Pengaturan ini membantu pengguna yang tidak nyaman dengan desain terlalu transparan, sehingga elemen di layar tetap mudah dibaca.

Notifikasi kini muncul dengan animasi yang lebih fluid, bergerak dari kiri atas dengan transisi kecil ke besar lalu kembali kecil, berbeda dari animasi naik biasa sebelumnya. Animasi yang lebih halus ini kemungkinan akan menambah beban ke chipset dan baterai karena notifikasi adalah elemen yang paling sering muncul di HP.

App icon di homescreen juga mendapat sedikit penyesuaian bentuk, meski perbedaannya cukup halus dan tidak terlalu mencolok, terutama bila memakai skema warna clear dark. Tampilan kalender pun mendapat interface baru dengan opsi single day, multi day, dan less yang lebih tertata, plus integrasi Apple Intelligence untuk memasukkan event langsung dari foto banner di jalanan.

Siri yang Akhirnya Terasa Seperti Asisten Sungguhan

Siri menampilkan pilihan lokasi PIK 2 dengan peta
Siri menampilkan pilihan lokasi PIK 2 dengan peta

Setelah mencoba berbagai fitur di iOS 27, terasa jelas bahwa Apple berhasil menyatukan Apple Intelligence dan Siri menjadi satu sistem yang benar-benar terintegrasi. Kemampuan ini sempat tertinggal dari Android yang sudah mengandalkan integrasi AI selama bertahun-tahun, tapi cara Apple menyatukan AI dengan seluruh sistem di iPhone terasa berada di level yang berbeda.

Hal paling sederhana sekaligus paling berdampak adalah Siri yang sekarang berbahasa Indonesia dan memahami konteks pembicaraan sehari-hari, mampu membantu take action ke aplikasi bawaan maupun pihak ketiga, sampai menyusun shortcut lewat bahasa yang manusiawi. Pengguna awam akan merasa terbantu untuk urusan teknis di HP, sementara pengguna yang lebih suka eksplorasi bisa memanfaatkan Siri untuk riset dan brainstorming yang lebih mendalam.

Jawaban atas pertanyaan apakah Siri dan Apple Intelligence ini bisa diandalkan cenderung mengarah ke iya, dengan catatan bahwa fondasinya sudah kuat dan tinggal menunggu optimalisasi lebih jauh dari Apple, terutama karena versi yang dicoba masih beta. Soal privasi data yang diakses Siri, Apple menggunakan sistem on-device dan private cloud compute, sebuah topik yang sebenarnya layak dibahas lebih dalam lagi secara terpisah.

Pada akhirnya, yang membuat iOS 27 terasa berarti bukan sekadar deretan fitur baru, tapi bagaimana Siri kini benar-benar terasa seperti asisten yang paham konteks keseharian penggunanya, bukan sekadar alat pemroses perintah suara.

Comment

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berbagi pendapat!