Samsung Galaxy Watch Ultra 2: Unboxing dan Kesan Pertama Pemakaian

Samsung Galaxy Watch Ultra 2: Unboxing dan Kesan Pertama Pemakaian

Highlight

Bestindotech
  • Samsung Galaxy Watch Ultra 2 punya layar dengan peak brightness hingga 5000 nits dan bodi berukuran 47mm tanpa opsi lebih kecil.
  • Jam ini menjalankan Wear OS 7 dengan antarmuka One UI 9, sama seperti yang dipakai di Galaxy Z Fold 7.
  • Harga Samsung Galaxy Watch Ultra 2 varian silver yang dipakai dalam unboxing ini berada di angka 10.499.000 rupiah.

Where to Buy

2 products

Bestindotech may earn a commission from these links, at no extra cost to you.

Ada momen ketika sebuah aksesori kecil di pergelangan tangan ternyata menyimpan lebih banyak fungsi daripada yang dibayangkan. Selama ini jam tangan konvensional cukup untuk sekadar menunjukkan waktu, tapi begitu kebutuhan bergeser ke arah monitoring kesehatan, olahraga, dan aktivitas outdoor, jam tangan biasa jelas tidak lagi cukup.

Di titik itulah proses perpindahan dari jam konvensional ke Samsung Galaxy Watch Ultra 2 terjadi. Ini adalah pengalaman pertama memakai smartwatch berukuran besar dengan fitur selengkap ini, dan video unboxing kali ini mengupas semuanya mulai dari isi kotak, strap, hingga first impression setelah dipakai.

Isi Kotak yang Rapi dengan Sentuhan Presisi Samsung

Isi kotak Samsung Galaxy Watch Ultra 2
Isi kotak Samsung Galaxy Watch Ultra 2

Unit yang dibuka kali ini adalah varian silver dengan strap warna hitam. Desain kemasannya terasa presisi, mengikuti gaya bawaan Samsung pada produk HP mereka. Di dalam kotak terdapat kabel charging serta wireless charger berbentuk khusus, yang berarti smartwatch ini tidak bisa diisi daya menggunakan Qi wireless charger biasa.

Bezel Watch Ultra 2 tidak bisa diputar, berbeda dengan varian klasik yang memang punya rotating bezel. Ada gradasi warna orange di salah satu sisi bodi yang berfungsi sebagai penanda kontras, berguna saat dipakai untuk aktivitas sport atau menyelam. Bagian tengah bodi terlihat menggunakan material yang berbeda dari sisi luarnya yang kemungkinan titanium, sementara bagian depan sudah memakai sapphire glass untuk perlindungan dari goresan.

Ukuran 47mm yang Terasa Besar di Pergelangan Tangan Kecil

Ukuran case Watch Ultra 2

Ukuran case Watch Ultra 2 hanya tersedia dalam satu pilihan, yaitu 47mm. Ini jauh lebih besar dibanding jam konvensional biasa yang umumnya berada di bawah 40mm. Bagi tangan yang cenderung sensitif terhadap jam berukuran besar, transisi ke ukuran ini otomatis butuh penyesuaian.

Ketebalan bodi juga terasa signifikan, bahkan disebut sebagai bagian yang paling butuh adaptasi dibanding ukuran jam sebelumnya. Bobotnya pun tidak ringan untuk ukuran sebuah watch. Ini bukan berarti tidak nyaman dipakai, tapi jelas ini bukan pilihan untuk yang mencari jam berdimensi mungil, apalagi untuk pengguna dengan pergelangan tangan yang lebih kecil.

Pilihan Strap yang Bisa Disesuaikan dengan Gaya Harian

Berbagai pilihan strap untuk Galaxy Watch Ultra 2
Berbagai pilihan strap untuk Galaxy Watch Ultra 2

Salah satu hal menarik dari Watch Ultra 2 adalah kompatibilitas strap dengan seri sebelumnya. Strap dari Watch Ultra 1 ternyata masih bisa dipasang di Watch Ultra 2, sehingga siapa pun yang sudah punya koleksi strap Ultra 1 tidak perlu membeli set baru dari nol. Kombinasi strap silver dengan warna hitam pun terlihat lebih formal dan cocok untuk pemakaian harian.

Ada juga opsi strap berbahan kain bernama trail band, yang punya bagian dalam berlubang namun sisi luarnya terasa grippy. Strap jenis ini jauh lebih ringan dan membantu mengurangi kesan berat dari bodi watch yang memang cukup tebal. Cocok dipakai untuk aktivitas trail run atau olahraga outdoor yang butuh kenyamanan ekstra saat bergerak aktif.

Wear OS 7 dan One UI 9 sebagai Dasar Antarmuka

Proses setup awal Galaxy Watch Ultra 2 dengan ponsel
Proses setup awal Galaxy Watch Ultra 2 dengan ponsel

Setelah dinyalakan dan dihubungkan ke Galaxy Z Fold 7, Watch Ultra 2 menjalankan Wear OS 7 dengan antarmuka One UI 9, versi software terbaru yang juga dipakai di lini HP Samsung. Proses setup awal mencakup pengaturan tinggi badan, tracking tidur, health metrics, hingga fitur emergency.

Interface-nya menyediakan panduan navigasi dasar seperti swipe down untuk quick panel, swipe untuk mencari aplikasi, serta shortcut notification dari kiri ke kanan. Salah satu detail yang terlewat dari panduan bawaan adalah fungsi shortcut button di bagian crown, yang ternyata bisa dikustomisasi. Secara default, menekan crown di tengah langsung membuka fitur My Exercise.

Aplikasi Bawaan dan Kompatibilitas Ekosistem Samsung

Tampilan aplikasi bawaan pada Galaxy Watch Ultra 2
Tampilan aplikasi bawaan pada Galaxy Watch Ultra 2

Berkat Wear OS 7, Watch Ultra 2 sudah dilengkapi berbagai aplikasi out of the box, termasuk Maps dan Strava, ditambah aplikasi bawaan Samsung seperti Samsung Wallet yang sudah mendukung NFC. Artinya, fitur pembayaran maupun akses ke aplikasi navigasi dan olahraga sudah siap pakai tanpa instalasi tambahan.

Di bagian quick panel, tersedia pengaturan mode, power button, power mode, always on display, hingga kontrol brightness. Layar Watch Ultra 2 diklaim mampu mencapai peak brightness 5000 nits, jauh di atas HBM biasa. Saat dites langsung di bawah kondisi terang, hasilnya sampai terlihat overexposed di kamera, menandakan tingkat kecerahan yang benar-benar tinggi untuk ukuran smartwatch.

Fitur Automation Modes And Routines yang Mengingatkan Era S10

Pengaturan Modes and Routines pada Galaxy Watch Ultra 2
Pengaturan Modes and Routines pada Galaxy Watch Ultra 2

Salah satu fitur yang kembali ditemukan di sini adalah Modes and Routines, semacam automation yang memungkinkan device berjalan otomatis berdasarkan kondisi tertentu, mirip konsep shortcut di ekosistem Apple. Fitur ini dulu pernah sangat berguna saat memakai Galaxy S10 dan S23, terutama untuk otomatisasi saat keluar masuk rumah.

Watch Ultra 2 juga mendukung gesture tangan seperti double pinch untuk membuka Nowbar, meski tingkat sensitivitasnya perlu penyesuaian karena gesture yang terlalu halus kadang tidak terbaca. Nowbar sendiri jadi salah satu fitur favorit karena kurasi berita dan update hariannya dinilai rapi, sesuatu yang dianggap sebagai kekuatan Samsung di sisi AI.

Fitur Darurat Siren untuk Situasi di Hutan hingga Air

Tampilan fitur darurat Siren pada Galaxy Watch Ultra 2
Tampilan fitur darurat Siren pada Galaxy Watch Ultra 2

Di bagian button and gesture, ada fitur siren yang dirancang untuk situasi darurat, misalnya ketika berada di hutan dan membutuhkan bantuan, atau saat berada di air dan berisiko tenggelam. Suara yang dihasilkan disebut sangat keras dengan frekuensi tinggi, tujuannya agar tetap terdengar meski dari jarak jauh dalam kondisi darurat.

Fitur seperti ini menegaskan bahwa Watch Ultra 2 memang dirancang bukan hanya untuk pemakaian harian biasa, tetapi juga untuk skenario adventure yang lebih ekstrem seperti hiking atau aktivitas di alam terbuka.

Monitoring Kesehatan yang Butuh Data Sebelum Akurat

Hasil indeks antioksidan sangat rendah pada aplikasi kesehatan
Hasil indeks antioksidan sangat rendah pada aplikasi kesehatan

Fitur kesehatan jadi salah satu sorotan utama, mulai dari heart rate, sleep tracking, hingga antioxidant index. Namun beberapa fitur ternyata butuh data historis dulu sebelum bisa memberikan hasil, misalnya fitur sleep yang mengharuskan watch dipakai tidur terlebih dahulu agar energy score bisa terdeteksi.

Saat dites langsung, fitur antioxidant index sempat menunjukkan hasil very low pada salah satu pengguna, meski yang bersangkutan mengaku sudah makan makanan yang mengandung sayur. Hasil ini menegaskan bahwa akurasi sensor sangat bergantung pada cara pengukuran, misalnya tekanan jempol saat proses scanning. Fitur blood glucose bahkan tidak bisa langsung dipakai dan mengharuskan proses tracking berkelanjutan, serta bisa terhubung ke alat glucose monitoring eksternal untuk pencatatan manual.

Penting dipahami bahwa seluruh index kesehatan ini berfungsi sebagai patokan, bukan hasil medis yang akurat 100 persen. Untuk pengguna yang ingin memantau tren kesehatan harian, ini tetap berguna, tapi jangan dijadikan acuan diagnosis medis.

Watch Ultra 2 atau Watch 9 sebagai Pertimbangan Ukuran

Galaxy Watch Ultra 2 terpasang di pergelangan tangan
Galaxy Watch Ultra 2 terpasang di pergelangan tangan

Mengingat fitur kesehatan di Watch 9 disebut sama lengkapnya dengan Watch Ultra 2, ukuran bodi jadi faktor pembeda utama. Bagi yang merasa 47mm terlalu besar, Watch 9 reguler bisa jadi alternatif dengan fitur monitoring yang setara tanpa harus menghadapi bodi sebesar Ultra 2.

Watch Ultra 2 lebih cocok untuk yang benar-benar butuh paket all in one, mulai dari olahraga harian, adventure ke gunung, aktivitas di air, hingga monitoring kesehatan jangka panjang untuk diri sendiri maupun keluarga. Semua data itu juga langsung terhubung ke ekosistem Samsung, termasuk update harian lewat Nowbar.

Kesan Akhir dari Perpindahan ke Smartwatch Berukuran Besar

Galaxy Watch Ultra 2 dengan informasi harga
Galaxy Watch Ultra 2 dengan informasi harga

Dari sisi fitur, Watch Ultra 2 memang terasa sangat lengkap dan build quality-nya solid. Tapi bagi yang terbiasa dengan jam konvensional berukuran kecil, ukuran 47mm tanpa opsi lebih kecil jelas butuh adaptasi, apalagi tidak ada varian ukuran lain yang tersedia. Untuk pengguna dengan pergelangan tangan mungil, terutama wanita, bodinya bisa terasa cukup bulky.

Harga Samsung Galaxy Watch Ultra 2 varian silver yang dipakai berada di angka 10.499.000 rupiah, dengan aksesoris strap tambahan yang tersedia di toko resmi Samsung. Pada akhirnya, nilai utama dari smartwatch ini bukan cuma soal desain yang mencolok, tapi soal seberapa jauh ia bisa mengubah cara seseorang memahami kondisi tubuhnya sendiri lewat data yang konsisten terekam setiap hari.

Comment

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berbagi pendapat!