Highlight
Bestindotech- Find X9 Ultra mendapat natural bokeh yang dalam pakai sensor 1 inci tanpa portrait mode, transisi fokus ke blur smooth banget.
- Periscope telephoto 10x optical pertama OPPO dengan Quintuple Prism structure, detail tetap terjaga sampai 30x digital zoom.
- X9s otomatis melakukan smoothing wajah di selfie meskipun beauty mode sudah dimatikan, dengan AI enhancement yang tidak konsisten antar subjek.
Fotografi smartphone telah mencapai titik di mana perbedaan kualitas tidak lagi hanya soal megapiksel atau fitur AI yang rumit. Sensor besar, sistem optik canggih, dan pemrosesan gambar yang matang kini menjadi pembeda utama antara flagship biasa dengan yang benar-benar istimewa. Ketika brand mulai mengadopsi sensor 1 inci dan teknologi telephoto periscope yang sebelumnya eksklusif untuk kamera profesional, ekspektasi pengguna terhadap hasil foto pun melonjak drastis.
Tim Bestindotech menghabiskan dua minggu di China untuk menguji secara mendalam dua flagship terbaru OPPO: Find X9 Ultra dan X9s melalui lebih dari 3000 foto dalam berbagai kondisi. Dari jalanan Beijing yang ramai hingga pemandangan malam Shanghai, dari portrait indoor hingga zoom ekstrem ke detail arsitektur klasik, setiap aspek kamera kedua ponsel ini diuji tanpa kompromi. Hasilnya mengungkap perbedaan filosofi fotografi yang mendasar antara keduanya, terutama dalam hal natural bokeh, kemampuan telephoto, dan konsistensi AI processing yang sangat mempengaruhi pengalaman fotografi sehari-hari.
Sensor Satu Inci yang Mengubah Segalanya
Find X9 Ultra hadir dengan sensor 1 inci di kamera utama, focal length 23mm yang lebih lebar dibanding X9s di 24mm. Perbedaan ini langsung terasa saat memotret di dalam ruangan dengan pencahayaan natural. Ultra menangkap suasana yang lebih cerah dengan detail yang luar biasa. Bahkan tulisan “EXIT” yang jauh bisa terbaca dengan jelas, sesuatu yang tidak bisa dicapai X9s.
Yang paling menawan dari sensor besar ini adalah natural bokeh yang dihasilkan. Tanpa perlu portrait mode, Find X9 Ultra sudah memberikan efek blur background yang dalam dan natural. Transisi dari titik fokus ke area blur terasa sangat smooth, persis seperti hasil kamera mirrorless. Ketika ada lampu di background, bokeh yang dihasilkan benar-benar cantik.
Find X9s memang tidak punya sensor sebesar itu, tapi dia punya karakter sendiri. White balance yang lebih warm memberikan kesan yang berbeda, kadang lebih menarik tergantung kondisi. Di beberapa situasi, kontras foto yang lebih pekat malah memberikan vibe cinematic yang menarik.
Periscope Telephoto Pertama OPPO yang Mengesankan
Find X9 Ultra memperkenalkan periscope telephoto 10x optical zoom pertama dari OPPO, menggunakan struktur lensa yang disebut Quintuple Prism dengan sensor 200MP. Ini bukan hybrid zoom, tapi benar-benar optical zoom yang memberikan hasil konsisten.
Saat memotret hewan atau subjek yang bergerak dari jarak jauh, stabilisasi OIS dan software bekerja dengan baik. Foto tetap stabil meskipun diambil handheld, bahkan dengan tangan yang agak gemetar. Detail yang dihasilkan tetap tajam dan natural, tidak seperti hasil AI processing yang terlalu dipoles.
Find X9s dengan telephoto 50MP di 3x zoom memang tidak bisa menyamai jangkauan ini. Tapi untuk kebutuhan sehari-hari, 3x zoom sebenarnya sudah cukup untuk kebanyakan situasi. Yang menarik, X9s justru memberikan warna yang lebih vibrant pada makanan, dengan warna merah dan kuning yang lebih nendang. Ultra lebih memilih warna yang kalem dan natural.
Detail Kecil yang Mengubah Pengalaman
Ada beberapa hal teknis yang menarik. Find X9 Ultra secara otomatis mengubah resolusi foto tergantung kondisi cahaya, yang berpengaruh pada storage yang digunakan. Sistem ini masih perlu riset lebih lanjut untuk memahami logikanya.
Di kamera selfie, perbedaan juga cukup signifikan. Ultra menggunakan sensor 50MP dengan autofocus, sementara X9s hanya 32MP tanpa autofocus. Yang aneh, X9s secara default melakukan smoothing wajah meskipun beauty mode sudah dimatikan. Lebih lagi, sistem AI enhancement di X9s kurang konsisten ketika memotret grup. Ada subjek yang wajahnya ter-enhance, ada juga yang tidak.
Find X9 Ultra juga punya kamera monochrome 3.2MP tersembunyi di kanan bawah yang membantu capture tekstur, kontras, dan jumlah cahaya untuk hasil foto yang lebih cinematic namun tetap akurat warnanya.
perekaman video dengan Kemampuan Berbeda
Dalam hal video, perbedaan kemampuan cukup jelas. Find X9 Ultra bisa merekam sampai 4K120fps atau 8K30fps, sementara X9s maksimal di 4K60fps. Ultra juga punya fitur flip otomatis ke kamera belakang saat merekam, sesuatu yang tidak ada di X9s.
Saat berpindah dari kondisi sangat terang ke ruangan gelap, kedua perangkat menunjukkan adaptasi yang berbeda. Noise handling di kondisi low light cukup baik di kedua perangkat, meskipun Ultra sedikit lebih unggul dalam menangkap detail dan warna.
Karakter yang Berbeda untuk Kebutuhan Berbeda

Setelah ribuan foto, karakter kedua perangkat mulai jelas. Find X9 Ultra adalah pilihan untuk yang menginginkan hasil mendekati kamera profesional. Detail yang overkill, bokeh natural yang dalam, dan fleksibilitas zoom yang luas membuatnya cocok untuk street photography atau travel photography yang serius.
Find X9s lebih cocok untuk pengguna yang menginginkan hasil siap upload ke media sosial. Warna yang lebih vibrant dan kontras yang lebih pekat memberikan hasil yang menarik mata, meskipun kadang terlalu bergantung pada AI processing.
Yang menarik, meskipun X9s adalah versi termurah, pengalaman penggunaan kameranya tidak jauh berbeda dengan seri reguler. Fitur-fitur seperti Master Mode dengan file RAW tetap tersedia, memberikan fleksibilitas untuk editing di Lightroom.
Pada akhirnya, kedua perangkat ini menunjukkan bahwa OPPO serius dengan teknologi kamera mobile. Ultra memberikan pengalaman premium dengan teknologi terdepan, sementara X9s membuktikan bahwa flagship experience bisa didapat di harga yang lebih accessible. Pilihan tergantung apakah Anda lebih mengutamakan akurasi warna dan detail natural, atau hasil yang langsung menarik untuk dibagikan.



















Comment