TECNO POVA 8 5G: Uji Layar Kedua dan Baterai 8000 mAh Seharian

TECNO POVA 8 5G: Uji Layar Kedua dan Baterai 8000 mAh Seharian

Highlight

Bestindotech
  • Layar kedua Live Matrix di bagian belakang bisa custom animasi, notifikasi, sampai mini game interaktif.
  • Baterai 8000 mAh diuji seharian penuh, malam hari masih tersisa 51 persen dengan SOT 5 jam 9 menit.
  • Chipset Dimensity 7100 dengan Triple Chipset untuk penguatan sinyal, mulai dari harga 3.999.000 rupiah.

Where to Buy

3 products

Bestindotech may earn a commission from these links, at no extra cost to you.

Ada HP yang menarik perhatian sejak pertama dipegang, dan TECNO POVA 8 5G termasuk salah satunya. Generasi baru dari seri POVA ini datang membawa dua daya pikat sekaligus, yaitu layar kedua di bagian belakang yang mereka sebut Live Matrix, dan baterai berkapasitas besar 8000 mAh. Kombinasi itu memunculkan pertanyaan yang paling ingin dijawab siapa pun yang mempertimbangkannya.

Apakah HP ini benar-benar tahan dari pagi sampai malam, dan seperti apa pengalaman memakainya sepanjang hari? Untuk menjawabnya, POVA 8 5G diuji dalam pemakaian satu hari penuh dengan koneksi seluler menyala terus tanpa Wi-Fi, sambil melacak sisa baterainya. Pembahasan dibagi menjadi lima bagian: desain, performa, layar, kamera, dan sistem operasinya.

Live Matrix dan Desain yang Jadi Daya Tarik Utama

Live Matrix di punggung TECNO POVA 8 5G menampilkan animasi kustom

Pengujian dimulai pagi hari pukul sembilan lewat dengan baterai penuh 100 persen. Bagian paling menarik ada di desain, tepatnya layar kedua bernama Live Matrix di punggung HP. Layar ini bisa menampilkan animasi yang dapat dikustomisasi, sekaligus notifikasi dari aplikasi seperti WhatsApp dan Instagram hingga timer, sehingga buk an sekadar gaya melainkan benar-benar interaktif.

Pengguna bisa mengustom sampai enam animasi yang bisa ditampilkan bergantian atau hanya satu sesuai keinginan, misalnya membentuk tulisan, senyum, atau panah, dengan tiga pilihan gaya berupa static, berdenyut, dan berkedip cepat. Yang unik, ada fitur menyerupai permainan di dalamnya, yaitu Rotating Microphone untuk menunjuk orang saat berkumpul dan Lucky Number untuk bermain dadu, lengkap dengan efek suara. Live Matrix juga bereaksi terhadap berbagai aktivitas, dari animasi khusus saat membuka game, ritme mengikuti musik, timer pemotretan hingga 15 menit, indikator pengisian daya berbentuk angka, sampai tulisan POVA 8 saat HP dinyalakan. Tingkat kecerahannya pun bisa diatur dari paling redup sampai sangat terang.

Untuk material, bodi dan sisi POVA 8 memakai polikarbonat yang tetap terasa oke saat digenggam, dan disertai case bawaan bening yang menampilkan warna asli HP. Tersedia empat pilihan warna, yaitu putih yang dipakai di sini, hitam, oranye, dan hijau. Desainnya tergolong catchy, meski akan terlihat lebih menarik bila teks di bodinya tidak terlalu banyak, karena saat ini ada tulisan POVA, spesifikasi, 5G, dan NFC yang terasa berlebih, walaupun ini penilaian yang subjektif.

Dimensity 7100 dan Triple Chipset untuk Sinyal yang Kuat

Hasil benchmark AnTuTu TECNO POVA 8 5G

Masuk ke performa, chipset POVA 8 5G kini berganti ke Dimensity 7100 keluaran 2026. Pada benchmark AnTuTu 11, skornya menyentuh sekitar 780 ribu poin, Geekbench 6 multi core di kisaran 2800 poin, dan storage UFS 2.2-nya diuji lewat CPDT dengan sequential read dan write di kisaran 400 MB per detik. TECNO menyebut pergantian ke Dimensity 7100 bertujuan menyeimbangkan performa, efisiensi baterai, dan pengelolaan suhu.

Dalam pengujian game Mobile Legends dengan grafis maksimal dan frame rate super di mode performance, HP ini menembus 90 fps dengan rata-rata 86 fps, tetap lancar meski ada penurunan tipis saat kondisi ramai. Satu match ranked sekitar 18 menit hanya menghabiskan sekitar 5 persen baterai, tergolong irit. Suhunya tercatat 45 derajat di bagian atas dekat chipset, 43 derajat di frame, dan 42 derajat di punggung, terasa tidak terlalu panas di tangan untuk satu game. Di PUBG Mobile dengan grafis balance dan frame rate Ultra, penurunan baterainya sekitar 6 persen dengan suhu yang justru lebih rendah, sekitar 40,8 derajat.

Menariknya, TECNO menyematkan yang mereka sebut Triple Chipset, gabungan Dimensity 7100 dengan G1 Signal Enhancement Chip dan SE1 WiFi Enhancement Chip, yang terintegrasi lewat algoritma UPS 3.0 Signal Enhancement untuk menangkap sinyal terkuat. Hasilnya terasa, karena meski pengujian dilakukan di dalam gedung dengan mobile data, tangkapan sinyal 5G tetap stabil. HP ini juga mendukung Dual Nano SIM dengan kedua slot menerima sinyal 5G. Untuk pemakaian harian di luar gaming, seperti membuka Chrome dan media sosial, semuanya terasa mulus didukung layar 144Hz.

Layar Luas yang Nyaman dengan Catatan di Bezel

Layar TECNO POVA 8 5G diuji langsung di bawah cahaya matahari

Pengujian berlanjut ke luar ruangan untuk menilai layar. POVA 8 memakai panel 6,76 inci IPS 144Hz. Saat gaming, warna-warninya terlihat enjoyable, dan di kondisi Jakarta yang cerah pun layarnya masih terlihat jelas berkat auto brightness yang tergolong oke. Spesifikasi resmi HBM-nya tidak tercantum, tapi mengutip GSM Arena angkanya sekitar 991 nits, cukup untuk bekerja dari mana saja.

Catatan yang sedikit mengganjal ada di bezel yang terlihat tebal, terutama di bagian bawah yang lebih tebal dibanding sisi lainnya. Selain itu, pengalamannya sudah terbilang menyenangkan, meski panelnya akan jauh lebih baik lagi bila menggunakan OLED, baik dari sisi warna maupun tingkat kecerahan yang bisa didorong lebih tinggi.

Kamera 50MP yang Cukup untuk Keseharian

Untuk fotografi, POVA 8 memakai main camera 50MP beserta kamera selfie. Hasil jepretannya tergolong oke untuk pemakaian sehari-hari, terutama di lokasi outdoor. TECNO tetap menyematkan fitur menarik seperti AI GC Portrait yang bisa membuat pengguna seakan mengenakan outfit berbeda dengan bantuan AI generatif.

Kamera selfie-nya juga oke untuk menangkap momen bersama, seperti saat foto bareng Haris, dan bisa dipadukan dengan Live Matrix sebagai timer foto. Ada pula fitur lain seperti Flash Snap dan Night Mode yang hasilnya tetap oke di kondisi low light. Di titik ini, pada pukul tiga lewat sore, sisa baterai masih di 61 persen, atau lebih dari setengah setelah lewat separuh hari.

HiOS 16 for POVA dan Personalisasi yang Kaya

Tampilan ikon aplikasi dengan kustomisasi Vision Art di HiOS 16 for POVA

Bagian terakhir adalah HiOS 16, yang di sini hadir dalam versi HiOS 16 for POVA dengan sedikit perbedaan dari versi di TECNO Camon. Tambahannya ada pada opsi Vision Art di bagian ikon, default POVA yang membuat tampilan ikon dikustom dengan kontras putih, hitam, dan oranye. Aplikasi harian seperti WhatsApp, Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook ikut dikustom menjadi lebih interaktif dan unik.

Fitur personalisasi lain mencakup Depth Effect Home Screen, yang membuat subjek pada gambar lock screen tampil dengan efek 3D yang menyambung sampai ke dalam tampilan, meski untuk saat ini baru berlaku pada gambar bersubjek dan belum objek. Ada juga Live Photos menyerupai fitur di iPhone. Soal kelancaran, buka tutup aplikasi terasa mulus meski sesekali ada jeda menunggu yang tergolong minor. Deretan fitur AI-nya bisa diakses lewat TECNO AI, dari translation assistant sampai AI writing.

Baterai 8000 mAh yang Terbukti Bukan Gimmick

Statistik pemakaian baterai TECNO POVA 8 5G sejak pengisian penuh terakhir

Pada malam hari pukul enam lewat, sisa baterai berada di 51 persen dengan screen on time 5 jam 9 menit. Pemakaian hari itu tidak terlalu intens, tapi angka tersebut menunjukkan HP ini sanggup menemani seharian sampai malam dengan sisa daya yang masih banyak. Bila diteruskan sampai 10 persen, screen on time-nya diperkirakan bisa mencapai 8 sampai 9 jam. Pengujian ini tergolong nyata, karena mencakup PUBG Mobile, Mobile Legends, media sosial, chatting, hingga pengetesan kamera, dan baterai 8000 mAh-nya terbukti awet.

Andai perlu mengisi ulang pun tidak butuh waktu lama karena mendukung charging 45W super charge yang sudah termasuk dalam kotak pembelian. Kapasitas besar ini membuat pengguna tidak perlu khawatir bila lupa membawa power bank, cukup untuk menemani commuting dari pagi sampai pulang malam.

HP Nyentrik yang Menarik dengan Ruang untuk Berkembang

Harga TECNO POVA 8 5G varian 6/128GB

Secara keseluruhan, POVA 8 5G berhasil tampil sebagai HP yang menarik perhatian, terutama berkat Live Matrix yang jadi pusat perhatian saat dibawa ke tengah pertemuan, ditopang baterai besar yang membuat layar kedua bisa dinyalakan terus tanpa rasa khawatir. Sepanjang pengujian, tidak ada lag performa yang benar-benar mengganggu.

Meski begitu, ada beberapa hal yang bisa ditingkatkan untuk seri POVA ke depan, mulai dari material frame yang akan lebih cakep bila diganti aluminium, hingga panel OLED dan bezel yang lebih tipis untuk meningkatkan kualitas warna dan kecerahan di luar ruangan. TECNO POVA 8 5G sudah tersedia mulai harga 3.999.000 rupiah dengan tiga varian storage, yaitu 6/128GB, 8/128GB, dan 8/256GB. Untuk yang mencari HP dengan karakter berbeda dan daya tahan seharian, POVA 8 5G menawarkan paket yang sulit diabaikan.

Comment

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berbagi pendapat!