HUAWEI Pura 90S Pro Max: Kamera Berubah Total, Bagaimana Hasilnya?

HUAWEI Pura 90S Pro Max: Kamera Berubah Total, Bagaimana Hasilnya?

Highlight

Bestindotech
  • Lensa telephoto HUAWEI Pura 90S Pro Max kini pakai sensor 200MP tanpa periskop dan sensor shift seperti di Pura 80.
  • Baterai naik jadi 6000 mAh dengan charging 100W wired dan 80W wireless, ditambah dukungan 5G yang akhirnya hadir di seri ini.
  • Fitur Petal Interconnect memungkinkan transfer foto, video, dan dokumen langsung antara HUAWEI dengan iPhone, iPad, atau Mac.

Where to Buy

4 products

Bestindotech may earn a commission from these links, at no extra cost to you.

Ketika sebuah brand mengganti teknologi andalan yang selama ini jadi kebanggaan mereka, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi. Bisa jadi itu langkah maju yang membuka kemampuan baru, atau justru langkah mundur yang mengorbankan sesuatu yang sudah bekerja dengan baik. Situasi seperti ini yang membuat penasaran ketika sebuah flagship kamera mengubah total sistem lensa telephoto yang sebelumnya jadi identitas mereka.

HUAWEI Pura 90S Pro Max adalah kasta tertinggi dari seri Pura terbaru yang datang dengan racikan yang cukup unik dibanding pendahulunya. Penamaan Ultra yang biasa dipakai di seri sebelumnya hilang, digantikan Pro Max yang terinspirasi dari seri Mate. Bukan cuma soal nama, desainnya pun dibuat lebih nyentrik, setup kameranya dirombak habis-habisan, dan akhirnya konektivitas 5G yang selama ini absen kini hadir.

Desain Mencolok dengan Genggaman yang Besar

Ponsel dengan desain gradasi warna yang digenggam, menonjolkan modul kamera belakang
Desain HUAWEI Pura 90S Pro Max dengan gradasi warna Orange Ocean

Hal pertama yang langsung menarik perhatian dari HUAWEI Pura 90S Pro Max adalah tampilannya yang nyentrik. Warna Orange Ocean yang dipakai membawa gradasi yang mengingatkan pada HUAWEI Pura 20 series dengan nuansa warna serangga yang khas. Bagi yang lebih suka tampilan monoton, tersedia juga opsi Graphite Black dan Blush Gold yang lebih kalem.

Soal feel genggam, HP ini terasa bongsor di tangan, bahkan untuk tangan pria sekalipun ukurannya tergolong besar. Frame kameranya menutupi sekitar sepertiga bodi HP, sehingga jari telunjuk jadi lebih sering menyangga di area tersebut menggantikan peran kelingking yang biasanya menopang bodi bagian bawah.

Dari sisi material, HUAWEI tidak pernah mengecewakan. Bodi kaca dipadukan frame aluminium yang terasa keras dan solid, membuat build quality-nya berasa mahal. Layarnya mengandalkan Kunlun Glass dengan lapisan anti reflective yang membantu mengurangi pantulan cahaya saat dipakai di luar ruangan.

Ketahanan Lengkap tapi Biometrik Terasa Ketinggalan Zaman

Tombol samping HUAWEI Pura 90S Pro Max dengan sensor sidik jari
Tombol samping HUAWEI Pura 90S Pro Max dengan sensor sidik jari

Soal ketahanan terhadap debu dan air, HUAWEI Pura 90S Pro Max sudah mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 sekaligus. Ini jadi nilai plus untuk pemakaian harian yang lebih fleksibel, dari kena cipratan air sampai kondisi berdebu.

Sayangnya, sistem biometriknya masih mengandalkan fingerprint di tombol samping, bukan in-display fingerprint di layar. Unlock-nya memang tetap cepat dan responsif, tapi untuk pemakaian harian, pendekatan ini terasa kurang nyaman dibanding sensor sidik jari yang tertanam langsung di layar. Di tengah spesifikasi yang serba modern, pilihan ini justru terasa jadul.

Telephoto yang Berubah Total tanpa Sensor Shift

Modul kamera belakang HUAWEI Pura 90S Pro Max dengan tiga lensa

Bagian paling mencolok dari HUAWEI Pura 90S Pro Max ada di frame kamera belakang yang besar. Di dalamnya tersimpan tiga kamera, dengan main lens 50MP berteknologi LOFIC, ultrawide 40MP, dan telephoto 200MP yang ukuran sensornya disebut jadi salah satu yang terbesar di pasaran.

Perubahan besar terjadi di sini karena lensa periskop dan sensor shift yang jadi andalan HUAWEI Pura 80 kini sudah tidak dipakai lagi. Sebagai gantinya, HUAWEI memperkenalkan teknologi stabilisasi baru yang diklaim meningkatkan hasil foto dan video terutama di kondisi minim cahaya. Teknologi flagship seperti True to Color Camera dan sensor RYYB tetap dipertahankan.

Perubahan sistem kamera sebesar ini tentu memunculkan pertanyaan apakah hasilnya bisa menyamai kualitas sensor shift yang sebelumnya jadi kebanggaan HUAWEI. Jawabannya baru bisa dilihat lewat pengujian langsung di lapangan.

Detail Telephoto yang Terganggu Campur Tangan AI

Hasil foto telephoto 50x HUAWEI Pura 90S Pro Max di konser
Hasil foto telephoto 50x HUAWEI Pura 90S Pro Max di konser

Lensa telephoto baru ini diuji langsung untuk menjangkau penyanyi di sebuah acara konser. Hasilnya cukup memuaskan, detail tetap didapat dan bokehnya terasa dalam berkat ukuran sensor yang besar. Ketika ditarik dari main cam 1x sampai ke penyanyi di stage, kualitas gambar tetap terjaga meski detailnya terasa sedikit dibantu AI.

Warna yang dihasilkan main camera juga terbawa konsisten sampai ke lensa telephoto. Zoom paling maksimal yang masih layak dipakai ada di 20x, karena di atas itu hasilnya sudah terlalu terasa AI generated. Untuk foto subjek dari jarak dekat, detail kerutan wajah dan corak pakaian tergambar jelas, tapi skin tone yang dihasilkan cenderung dibuat lebih cerah dan tidak mengikuti tone asli. Ini jadi catatan penting karena AI yang bekerja terlalu agresif justru bisa mengurangi keaslian hasil jepretan.

Main Kamera yang Tetap Tangguh di Kondisi Ekstrim

Main kamera HUAWEI Pura 90S Pro Max menunjukkan kekuatannya saat menangkap suasana konser yang penuh kontras cahaya. Perbedaan gelap dan terang tetap tergambar dengan baik, lighting biru, ungu, dan merah dari layar panggung bisa ditangkap tanpa kehilangan detail di area stage. Bahkan saat lighting menyorot langsung ke penonton, kamera tetap bisa menyeimbangkan hasil jepretan.

Sistem LOFIC di sini terbukti membantu dynamic range di kondisi ekstrim seperti ini, terutama berguna saat memotret subjek dengan kondisi backlight. Untuk digital zoom 2x, warna yang dihasilkan cenderung lebih kalem dan natural.

Meski begitu, ada satu kelemahan yang perlu diperhatikan. Mode foto biasa tidak cocok untuk subjek yang bergerak cepat, sehingga pengguna perlu beralih ke mode snapshot atau mengatur shutter speed lebih tinggi lewat mode pro secara manual. Main kamera juga tetap mempertahankan sistem variable aperture dari f1.4 sampai f4.0 untuk mengontrol cahaya yang masuk, membantu mencegah foto overexpose di berbagai kondisi pencahayaan.

Ultrawide yang Justru Jadi Kejutan di Kondisi Gelap

Hasil foto ultrawide HUAWEI Pura 90S Pro Max di malam hari
Hasil foto ultrawide HUAWEI Pura 90S Pro Max di malam hari

Lensa ultrawide HUAWEI Pura 90S Pro Max mempertahankan cakupan tangkapan yang sangat lebar, dengan focal length 13mm yang jarang ditemukan di kamera 0.5x pada umumnya. Sudut selebar ini memberi fleksibilitas lebih untuk foto lanskap atau ruangan sempit.

Yang justru mengejutkan adalah performanya di kondisi minim cahaya. Hasil foto malam hari di kawasan Mall Central Park menunjukkan detail yang tetap tajam dan warna yang terasa on point, sesuatu yang tidak biasa ditemukan pada lensa ultrawide kebanyakan HP flagship. Untuk kategori lensa pendukung, hasil ini terbilang di luar ekspektasi.

Untuk perekaman video, HUAWEI Pura 90S Pro Max mendukung resolusi 4K 60fps di semua lensa, dari ultrawide 1x, optical zoom di 4x, hingga maksimal 30x zoom yang bisa langsung dialihkan kembali ke ultrawide. Sayangnya, transisi ke mode selfie tidak bisa dilakukan secara langsung dari mode video ini.

AI yang Mempermudah tapi Kadang Terlalu Ikut Campur

Fitur AI Remove pada HUAWEI Pura 90S Pro Max untuk menghapus objek
Fitur AI Remove pada HUAWEI Pura 90S Pro Max untuk menghapus objek

HUAWEI membekali Pura 90S Pro Max dengan sejumlah fitur AI untuk memaksimalkan pemakaian kamera sehari-hari. AI Composition bisa otomatis memberi saran framing saat memotret sendiri atau saat meminta orang lain memotretkan, sehingga hasil foto tidak miring atau asal jepret.

Untuk urusan edit, ada AI Remove yang cukup rapi untuk membersihkan objek pengganggu dalam foto, serta AI Move untuk mengatur ulang posisi subjek dalam frame. Ada juga AI Best Expression yang bisa mengganti ekspresi wajah yang tertutup mata dari beberapa jepretan foto rombongan, dan AI Deglare untuk menghilangkan pantulan cahaya saat memotret di balik kaca.

Fitur-fitur ini jelas mempermudah pemakaian harian, tapi konsisten dengan temuan di bagian telephoto sebelumnya, campur tangan AI yang terlalu kuat kadang membuat hasil akhir terasa over process dibanding hasil natural dari sensor kamera itu sendiri.

Baterai Baterai Besar dan Akhirnya Dukungan 5G

Pengaturan mode jaringan HUAWEI Pura 90S Pro Max dengan opsi 5G
Pengaturan mode jaringan HUAWEI Pura 90S Pro Max dengan opsi 5G

Untuk menemani pemakaian harian, HUAWEI Pura 90S Pro Max mendapat upgrade kapasitas baterai menjadi 6000 mAh, cukup untuk pemakaian dari siang sampai sore hari secara terus-menerus. Charging kencang tetap dipertahankan dengan 100W wired super charge dan 80W wireless charging, jadi pengisian ulang tidak butuh waktu lama.

Layar dan speaker-nya juga layak diapresiasi, dengan kualitas visual yang cakep dan output audio yang tergolong salah satu yang terbaik di kelas HP flagship. Perpaduan ini membuat pengalaman menonton konten multimedia terasa lebih memanjakan dari biasanya.

Yang paling ditunggu tentu saja dukungan 5G yang akhirnya hadir di seri ini. Bagi pengguna di kota besar seperti Jakarta, ini berarti kecepatan internet yang lebih ngebut dan stabil untuk kebutuhan harian, sesuatu yang sebelumnya jadi kelemahan HUAWEI dibanding kompetitor.

Petal Interconnect Menjembatani Ekosistem Apple

Transfer foto dari HUAWEI Pura 90S Pro Max ke iPhone
Transfer foto dari HUAWEI Pura 90S Pro Max ke iPhone

Isu soal ketiadaan Google service di perangkat HUAWEI memang masih jadi pembahasan hangat di Indonesia, dan topik ini sudah beberapa kali dibahas sebelumnya termasuk saat pembahasan HUAWEI Pura 70 series tahun lalu. Namun ada satu hal baru yang cukup menarik perhatian di seri ini, yaitu fitur transfer data antar perangkat Apple dan HUAWEI.

Lewat Petal Interconnect, file seperti foto, video, dan dokumen kini bisa dipindahkan langsung dari HUAWEI Pura 90S Pro Max ke iPhone, iPad, atau Mac. Syaratnya, aplikasi Petal Interconnect perlu diinstal terlebih dahulu di perangkat Apple sebelum proses transfer dilakukan. Fitur ini jadi jembatan yang cukup berarti bagi pengguna yang punya ekosistem campuran antara Android dan Apple, mengingat sebelumnya opsi transfer semacam ini terbatas pada layanan seperti local send.

Kamera Menyenangkan tapi Ada yang Hilang

HUAWEI Pura 90S Pro Max warna Orange Ocean dengan modul kamera
HUAWEI Pura 90S Pro Max warna Orange Ocean dengan modul kamera

Setelah menjajal HUAWEI Pura 90S Pro Max secara langsung, terutama di sektor kamera, HP ini terasa memberi ruang yang menyenangkan untuk dipakai sehari-hari, khususnya bagi yang hobi motret di kondisi remang. Fitur AI-nya membantu menangkap foto dan video yang siap diunggah, meski di sisi lain hasilnya kadang terasa terlalu diproses oleh sistem AI itu sendiri.

Stabilisasi video mendapat upgrade lewat teknologi baru, dan ekosistemnya kini lebih ramah untuk pengguna perangkat Apple berkat kehadiran Petal Interconnect. Koneksi 5G yang akhirnya hadir juga memastikan kecepatan internet tetap maksimal untuk kebutuhan harian.

Namun ada harga yang dibayar dari perubahan ini. Teknologi kamera canggih dari sensor shift yang sebelumnya jadi kebanggaan Pura 80 tidak dilanjutkan di seri ini, jarak tangkapan lensa optikal jadi lebih pendek dan digantikan oleh after processing dari AI. Desainnya memang dibuat lebih nyentrik dengan opsi warna yang tetap ada untuk yang suka tampilan monoton, tapi sistem biometrik masih mengandalkan side mounted fingerprint yang terasa jadul di tengah spesifikasi lain yang serba modern. HUAWEI Pura 90S Pro Max pada akhirnya menunjukkan bahwa upgrade tidak selalu berarti semua aspek jadi lebih baik, ada trade-off yang harus dipahami sebelum memutuskan untuk beralih dari sistem kamera lama ke pendekatan baru yang lebih mengandalkan kecerdasan buatan.

Comment

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berbagi pendapat!