Advertisement

Huawei Watch Fit 5 Series: Smartwatch yang Sekarang Bisa Deteksi Risiko Diabetes

Huawei Watch Fit 5 Series: Smartwatch yang Sekarang Bisa Deteksi Risiko Diabetes

Highlight

Bestindotech
  • Watch Fit 5 Pro jadi smartwatch pertama yang punya fitur Diabetes Risk Study, mendeteksi risiko diabetes lewat sensor PPG selama 3-14 hari pemakaian.
  • Sensor Watch Fit 5 reguler naik dari 3 sensor sejajar ke susunan melingkar penuh, diklaim lebih akurat untuk monitoring kesehatan harian.
  • Storage naik drastis dari 4GB ke 64GB, cukup untuk menyimpan musik offline, watch face, dan aplikasi tambahan dari App Gallery.
Advertisement
Advertisement

Smartwatch sudah lama menjadi alat pemantau kesehatan harian, tapi biasanya berhenti di detak jantung, SpO2, dan kualitas tidur. Huawei Watch Fit 5 series mencoba melangkah lebih jauh dengan satu fitur yang belum pernah ada sebelumnya di smartwatch: deteksi risiko diabetes. Sebagai seseorang yang rutin lari dan sebelumnya sudah menggunakan Watch Fit 4, ada beberapa hal yang menarik untuk dibagikan dari pengalaman memakai Watch Fit 5 series ini.

Desain yang Konsisten, dengan Detail yang Lebih Halus

Perbandingan Huawei Watch Fit 5 Pro dan Watch Fit 5 reguler

Tampilan Watch Fit 5 series masih mempertahankan desain kotak yang jadi ciri khas lini Fit. Sekilas mirip dengan generasi sebelumnya, tapi ada perubahan yang terasa saat dipakai langsung. Di Watch Fit 5 Pro, bezel kini lebih tipis dan lebih simetris di semua sisi, membuat layar terasa lebih luas. Layarnya juga kini menggunakan permukaan 2.5D yang melengkung, berbeda dari Watch Fit 4 Pro yang masih flat. Untuk perlindungan layar, sapphire glass masih dipertahankan.

Material body keduanya menggunakan aluminium, dengan frame bezel titanium alloy khusus di seri Pro yang memberikan kesan premium. Yang menarik adalah varian putih di Watch Fit 5 Pro: material-nya berbeda dari varian lain karena menggunakan MAO atau Micro Arc Oxidation, sebuah proses di mana material metal dicelupkan ke larutan kimia khusus dengan tegangan tinggi hingga menghasilkan lapisan keramik yang keras, padat, dan lebih tahan korosi. Pilihan warna baru di seri Pro mencakup oranye, putih, dan hitam.

Di Watch Fit 5 versi reguler, ada perubahan kecil di bagian desain yang terasa lebih nyaman: area antara crown dan tombol bawah kini lebih melengkung dibanding sebelumnya yang lebih rigid. Untuk pilihan strap, kini ada warna hijau untuk strap karet, dan strap woven dalam warna silver-green sebagai pengganti gray-silver di generasi sebelumnya.

Fitur Diabetes Risk Study yang Jadi Pembeda Utama

Hasil fitur Diabetes Risk Study di Watch Fit 5 Pro menunjukkan kategori Low Risk

Ini adalah fitur yang paling menarik untuk dibahas dan eksklusif untuk Watch Fit 5 Pro. Diabetes Risk Study bekerja menggunakan teknologi PPG atau Photoplethysmography, yang mendeteksi detak jantung saat istirahat atau tidur. Hasilnya tidak instan: smartwatch perlu dipakai secara konsisten selama minimal 3 sampai 14 hari, termasuk saat beraktivitas dan tidur, sebelum hasil bisa dilihat.

Advertisement

Hasil akhirnya akan muncul dalam tiga kategori: Low Risk, Medium Risk, atau High Risk, masing-masing disertai catatan dan langkah yang disarankan. Setelah dipakai sekitar 5 hari, hasilnya Low Risk. Fitur ini perlu dipahami sebagai alat referensi, bukan alat diagnostik medis. Tapi kehadiran fitur ini cukup membuat lebih sadar terhadap kondisi tubuh sendiri, terutama mengingat data dari International Diabetes Federation dan Kementerian Kesehatan yang menunjukkan Indonesia masuk 5 besar negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di dunia pada 2024-2025, dengan sekitar 20 juta orang dewasa di rentang usia 20 hingga 79 tahun.

Upgrade Sensor di Versi Reguler yang Tidak Boleh Dilewatkan

Fitur Fall Detection dan Emergency SOS di Huawei Watch Fit 5 reguler

Watch Fit 5 versi reguler mendapat upgrade sensor yang cukup signifikan. Sensor di bagian belakang kini membentuk lingkaran penuh, berbeda dari Watch Fit 4 yang hanya punya 3 sensor yang sejajar. Susunan sensor yang lebih lengkap ini diklaim menghasilkan monitoring yang lebih akurat.

Ada juga upgrade di A plus G sensor yang kini mendukung fall detection. Jika terjadi kecelakaan dan pengguna terjatuh secara tiba-tiba, smartwatch akan otomatis menghubungi kontak darurat yang sudah diset sebelumnya. Untuk GPS, Watch Fit 5 sudah mendukung 5-star dual band sunflower positioning. Saat dicoba untuk outdoor walk dan dihubungkan ke Strava, jalur yang terekam terasa lebih presisi dan rapi dibanding sebelumnya. Offline maps juga tersedia dan bisa diunduh melalui aplikasi Huawei Health.

Fitur yang Sama di Keduanya

Fitur Emotional Wellbeing 2.0 di Watch Fit 5 Pro menampilkan status kondisi emosi secara real time

Ada beberapa fitur yang hadir di Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro sekaligus. True Sleep kini di versi 5.0 dengan standar American Academy of Sleep Medicine, memantau fase tidur mulai dari deep sleep, light sleep, REM sleep, hingga momen terbangun sejenak, semua terdata dengan durasi masing-masing.

Advertisement

Emotional Wellbeing 2.0 memantau kondisi emosi secara real time dan memberikan notifikasi jika terdeteksi tanda-tanda panik atau tegang, dengan panduan pernapasan untuk menstabilkan kondisi. Ada juga fitur Mini Workout yang menampilkan animasi panda yang muncul setiap beberapa menit untuk mengajak melakukan gerakan peregangan singkat.

Untuk olahraga, keduanya mendukung koneksi ke aplikasi pihak ketiga seperti Strava untuk tennis, badminton, dan pickleball. Aplikasi tambahan bisa diunduh langsung dari Huawei Health di menu App Gallery. Storage keduanya kini 64GB, naik signifikan dari 4GB di generasi sebelumnya, cukup untuk menyimpan lebih banyak watch face, musik offline, dan aplikasi.

Advertisement

Baterai 6 Hari dalam Pemakaian Nyata

Klaim baterai dan kompatibilitas Watch Fit 5 Pro di halaman resmi Huawei

Kapasitas baterai di Watch Fit 5 series naik ke 471 mAh. Huawei mengklaim ketahanan hingga 10 hari, tapi dari pengalaman pemakaian langsung selama 6 hari, sisa baterai tinggal 4% dari kondisi 100%. Kondisi pemakaian: AOD dimatikan, Tap-to-Wake dan Rest-to-Wake aktif, Auto-Brightness aktif, semua fitur standar aktif, ditambah sesekali menggunakan mode Outdoor Walk sekitar 11-12 menit. Untuk pengisian daya, dari 5% ke 100% hanya butuh 60 menit.

Soal konektivitas, Huawei Health bisa diunduh langsung dari App Store untuk pengguna iOS, dan dari website resmi Huawei untuk pengguna Android. Koneksi ke aplikasi pihak ketiga seperti Strava juga cukup mudah: buka Huawei Health, masuk ke Me, pilih Privacy Management, lalu Data Sharing and Authorization, dan pilih aplikasi yang ingin dihubungkan.

Harga dan Satu Catatan untuk Software

Harga dan benefit pembelian Huawei Watch Fit 5 Series yang tersedia mulai 21 Mei 2026

Watch Fit 5 tersedia mulai Rp2.399.000 dan Watch Fit 5 Pro di Rp3.699.000, harga yang sama dengan generasi sebelumnya. Keduanya sudah tersedia mulai 21 Mei 2026, dengan benefit pembelian berupa Buds SE 3 gratis, 1 bulan Huawei Health Plus membership, dan 1 bulan Huawei Watch Face, total senilai Rp699.000.

Ada satu hal yang diharapkan bisa diperbaiki lewat software update: tombol bawah yang jika ditekan dua kali saat ini hanya bisa melakukan satu aksi secara default, berbeda dari tombol yang ditekan satu kali yang memiliki banyak pilihan kustomisasi. Opsi kustomisasi yang lebih lengkap untuk double press ini akan membuat penggunaan sehari-hari jauh lebih fleksibel.

Dari dua pilihan yang ada, Watch Fit 5 Pro lebih menarik karena paket fiturnya lebih lengkap, terutama di bagian health feature dengan Diabetes Risk Study, material MAO untuk varian putih, dan bezel titanium yang memberikan kesan lebih premium. Untuk yang baru pertama kali masuk ke ekosistem Huawei wearable, Watch Fit 5 reguler juga sudah membawa upgrade sensor yang cukup berarti dari generasi sebelumnya.

Beli Produk

Comment

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berbagi pendapat!
Advertisement
Advertisement
Advertisement